Raga terbangun dikala pergantian masa diiringi instrumental biola dan saxophone....
hmmm... emosi... ya... tiap individu hadir di bumi dengan seperangkat alat yang namanya emosi. sejenak, stereotipe kolektif individu membawa makna diksi ini ke arah negatif, misalnya: si dinda lagi emosi (dinda lagi marah) tapi kalau si dinda lagi bahagiaa banget nggk ada yang bilang si dinda lagi emosi haa.. so.... sebelum kita bicara tentang emosi, mari kita samakan persepsi.
emosi : perasaan yang kuat akan sesuatu baik yang sangat menyenangkan ataupun sangat mengganggu.
jadi.... emosi merupakan gejolak sebuah rasa. sepakat??? okey guys... perasaan yang kuat yang terolah karena stimuli sekitar akan membentuk sebuah energi yang berlebih dan itu membuat keseimbangan terancam, sehingga butuh sebuah pelampiasan emosi. nah.... ini dia yang namanya katarsis emosi. :)
silent of love
perasaan orang yang lagi jatuh cinta tapi diam.. semakin lama, semakin dalam perasaan tersebut tapi rasa itu hanya dia yang tau.. hingga pada klimaks rasa yang terpendam ini akan membuat gelisah, terfokus ke satu arah bahkan berdampak pada fisik, seperti sesak, deg-degan, tiba2 cemas dll _ maybe ini yang disebut galau dikalangan anak muda. --> setelah perasaan terungkap pada seseorang yang terkait, terasa lebih ringan (terlepas ada tanggapan balik apa nggk, yang jelas.... intensitas kegelisahan ini berkurang)
takut yang sangat
hmmm.... misalnya kamu lagi lewat di kuburan malem2 (haaa... nggk oke bgt contohnya... gpp ye..) tiba-tiba liat bayangan hitam lewat.. dalam takut yang sangat, kedua kaki nggk bisa diajak lari.... tiba-tiba jadi kaku.. tapi setelah kamu bisa teriak sekencang-kencangnya, si kaki baru deh bisa lari. --> teriak adalah bentuk katarsis emosi, sehingga sedikit bisa lega dan kaki pun mampu bergerak.
Bicara mengenai katarsis emosi tiap individu memiliki cara tersendiri seperti:
- teriak sekencang-kencangnya saat laju kereta api atau di laut lepas atau di puncak ketinggian alam.
- makan dalam porsi yang banyak, nangis sekencang-kencangnya
- salurkan ke hobi : maen basket berjam-jam, renang berjam-jam, dalam lukisan, pun dalam tulisan seperti
saya he.... (karena rasa memaksa diksi berbaris menyusun narasi halah....)
silahkan pilih sendiri cara kamu, karena kamu yang paling tau kamu, dengan catatan tidak mengganggu emosi yang lain haaaa...
katarsis emosi itu perlu kawan, karena secara struktural otak memiliki batasan beban pikiran, kalau tidak segera diseimbangkan akan berdampak pada gangguan psikis bahkan fisik --> psikosomatis.
sehat tapi merasa sakit... pernah dengar?? badan lemes, muntah berkali-kali, kaki terasa lumpuh dan segala keluhan fisik lainya.. setelah medical check-up dokter menyatakan tidak ada hal yang serius yang perlu dikhawatirkan, secara medis dinyatakan baik-baik saja. lalu kenapa ini???
ini yang disebut psikosomatis atau somatisasi yaitu: penyakit fisik yang disebabkan pikiran negatif individu yang berlangsung dalam durasi yang panjang, serta intensitas grafik pikiran negatif semakin meninggi.
setiap individu sangat memungkinkan untuk mengalami psikosomatis.... so... mari kenali diri, dan lakukan katarsis emosi yang sesuai dengan pribadi anda. :)
Rabu, 14 Desember 2011
Rabu, 16 November 2011
Konformitas; Sebuah Permainan Mind-Set Kolektif
Jumat, 11 November 2011
IMPIAN; kekuatan pencitraan alam bawah sadar
Dari Abu Hurairah r.a berkata, bersabda Rasulullah s.a.w, berfirman Allah yang maha agung:
"Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersamanya ketika ia menyebut nama-Ku. bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam diri Ku. bila dia menyebut-Ku dalam khalayak, maka Aku akan menyebutnya dalam khalayak yang lebih baik dari itu. bila dia mendekat kapada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekat padanya satu hasta. jika dia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa. bila ia datang kepada-Ku dengan berjalan kaki, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari-lari "
(HR Al Bukhori, Muslim, Ibn Majah, At Tirmidzi Ibn Hanbal)
(HR Al Bukhori, Muslim, Ibn Majah, At Tirmidzi Ibn Hanbal)
Sabtu, 05 November 2011
Nafkah Batin Pengembara Cinta
nafkah batin... cuplikan diksi dari sebuah karya ternama seorang langit kresna hariyadi. interpretable sekali diksi itu.. seorang langit kresna hariyadi membawa diksi itu pada tataran stereotipe sebuah komunitas yang menggiring pada satu gender.
ah..... bukankah opini sangat subjektif. seorang kresna sah-sah saja untuk menggiring pembaca ke arah itu, dan artinya sah pula untuk persepsi seorang nana hadir.... ketika diksi itu sampai ke indraku. sedikit melankolia..... it's okey... never mind.
area abu-abu... area yang dulu cukup menakutkan bagiku. aku cukup nyaman di area "aman" hingga tak ada alasan bagiku tuk sekedar melirik bahkan mampir ke area abu-abu. logikaku berkata suatu area yang nggk penting untuk di singgahi walau ku juga tak bisa menafikan.. ada inginku tuk sekedar singgah disana.
masa pun beralih....
komunitas berganti.....
stereotipe bermain....
dan sistem operational logikapun mulai tampakkan taringnya...
ah... ini hanya metamorfosa hidup.. terlalu flat rasanya jika hanya berdiam di area aman. haaaa.. sedikit nakal memang tapi komunitasku (kampung hawa) saat itu tak mampu penuhi nafkah logikaku yang terus ingin bercengkrama dengan pengetahuan, dan permainan logika...
jika mau bercengkrama dgn logika.... maka perlu bermain dengan pemilik logika, dan itu didominasi dengan kaum adam, area yang dahulu cukup menakutkan...
disana nafkah logikamu terpenuhi,meski rawan dengan segala resiko hati...
"virus merah jambu" haaaaa...
ya... aku mulai membuka diri untuk singgah di area abu-abu. dalam forum, berbagai media dan segala.. karena ku mau semua keingintahuanku terjawab.. termasuk bagaimana sistem mereka beroperasi? seperti apa karya mereka? seperti apa permainan logika mereka?.. keangkuhanku pun tak lepas seiring bermainya aku di area itu... karena ku tidak begitu yakin, kemampuan logika kaum adam lebih hebat dibanding kaum hawa.
___ "jangan pernah bangga dengan almamater yang kalian punya.... tapi banggakanlah almamatermu dengan cara yang elegan"____
maskulinitas seorang wanita.... ya.... adrenalinku mengalami fluktuasi yang luar biasa..
dalam forum diskusi... jika lawanku lelaki.... jangan harap kau mampu tersenyum manis, karena forum akan ku akhiri jika kaummu benar-benar mati dengan olahan logikamu.. !! dan ku bisa pastikan itu
hingga ku terjebak dalam permainanku, senjata makan tuan atau apalah itu....
hal yang ku takutkan mulai terlihat.. ya... dalam permainan logikapun aku mulai terjebak dalam rasa.. tiba-tiba berdatangan, dan berani berucap....hey ada apa dengan kaum adam??? ada apa denganku?? ku rasa cukup lemah permainan rasaku... hingga kau mampu membuat fokusku dalam durasi waktu yang tak singkat. kau memaksaku berpikir tentangmu.. dan itu sangat menyebalkan!!!
Tuhan... apa Kau sedang ingin bicara padaku??? fiuh....
semua begitu aneh.. karena semua menjadi begitu penting untuk ku tau.. tidak lagi logika yang berbicara tapi hati.. inikah yang disebut nafkah batin seorang pengembara cinta?? ketika rasa ini hadir, sistem operational logikaku lemah... hhmmmmm "rasa yang tak logis atau logika yang tak berasa" cukup kewalahan aku untuk mengontrol semua itu.
terlalu melankoli rasanya... ah..ini hanya masalah fokus pikiran saja.... tidak lebih !!
lebarkan akses, maka fokusmu akan beredar... it's so simple
ketika beberapa verbalisasi kaummu terucap dan hadir dengan permainan rasa.. ku mulai berpikir tentang sistem opertional perasaan.. sistem yang dahulu tak begitu ku minati.. mulai ku pelankan langkahku... nampaknya ku harus belajar lebih dalam dengan kaum hawa.. ya.... mudik ke kampung hawa... belajar untuk menerima kehadiran feminisme seorang wanita, karena ku terlahir sebagai wanita.
beberapa literatur tentang pengembara cinta pun jadi objek yang menarik untuk ku ketahui.. dan segala gejolak rasa yang mereka punya... ya.... sebut saja nafkah batin.
inilah prototehnik hidup.... fokus bisa saja teralih.... tapi prinsip utama tak boleh goyah... termasuk asupan gizi otak dalam literari...
__ kisah pengembara cinta abdul aziz Vs dzakiyah drajat__
(dalam buku "aku melawan teroris" dan "sekuntum rosella pelipur lara" )
dua manusia yang di pertemukan sejak pendidikan sekolah dasar, dengan panjangnya perjalanan hingga usia dewasa, tumbuhlah benih cinta di hati keduanya.. mereka tumbuh dengan paradigma dan dengan komunitas sajian stereotipe yang berbeda.. keduanya diam dalam rasa. hingga seorang abdul aziz berhijrah ke negeri seberang menunutut ilmu dan memperbanyak aktifitas tidak lain adalah suatu bentuk usaha untuk membunyarkan fokus tentang dzakiyah (salah satu alasan). pun dengan rentang waktu yang sangat lama, serta jarak yang jauh.... fokus itu tak jua beredar.. hingga ia berperang di salah satu medan di bumi-Nya. dalam peperangan itu... badanya telah tertembak peluru, darah mengalir.... hingga katup mata begitu susah untuk membuka.. air matapun mengalir.. di bawah desingan peluru seorang abdul aziz menitipkan nama dzakiyah pada Tuhannya "bahkan dalam kondisi badan sudah remuk tak berdaya, kenapa juga bayangan seorang dzakiyah masih menari indah di alam pikir"
ah.... begitu dasyatkah virus itu? hingga profil imam samudra jua susah untuk mengontrolnya??dalam diam kau tersiksa wahai lelaki.... hingga akhirnya Tuhanmu mempertemukanmu dengan bidadarimu, dengan cara yang indah. ya..... hadiah bagimu.. nafkah batinmu terpenuhi wahai pengembara cinta.
__ kisah pengembara cinta Ali r.a dengan Fatimah__
dalam diam, keduanya menyimpan berjuta rasa. keduanya menyimpan untuk pribadi mereka, karena mereka paham.... ini adalah rasa yang tidak halal untuk berkembang.. bukan hal yang mudah bagi mereka untuk mengontrol rasa cinta yang hadir tidak tepat pada waktunya. namun mereka tetep berusaha.... karena hanya Ridho-Nya yang mereka ingin.
hingga datang suatu masa.. fatimah seorang gadis penuh pesona keimanannya, dilamar beberapa lelaki terkemuka dan di hormati karena keimanan mereka. ya.... abu bakar, usman bin affan serta abdurrah bin auf pernah datang untuk melamarnya.. tapi lamaran mereka tidak di indahkan oleh fatimah, entah karena alasan apa, mungkin kemantapan hatinya belum terjwab.
seorang ali pun berpikir ratusan kali untuk datang pada wanita pujaan hatinya.... bagaimana tidak... profil abu bakar, usman serta abdurrahman bin auf saja tertolak. bagaimana dengan dia?? hingga akhirnya seorang sahabat menyarankan untuk mencoba. dan yang di atas menggerakkan hati seorang ali... memberanikan diri datang, untuk melamar fatimah. ketika melamar pernyataan fatimah mampu membuat gusar ali "maap sebelumnya, karena aku pernah mencintai seorang lelaki sebelum menerima pinanganmu".. walau lamaran tersambut dengan indah... namun satu hal yang masih menggelitik pikiran ali... hingga ia bertanya klo boleh tau siapakah gerangan? fatimah tersenyum sambil berkata.... dia ada di hadapanku sekarang. lagi lagi... cinta sebuah hadiah.
berbicara tentang cinta....
mau tidak mau... rasa lah yang menerjemahkan. sehebat apapun alibi logika manusia ia tak akan mampu menjadi kompas penunjuk arah. ketidakseimbangan sistem tercipta.... siapapun dia, apapun background nya, dari zaman klasik hingga postmodern.... teori, dan kisah cinta tak akan berubah.
berhati-hatilah wahai pengembara cinta...... nafkahilah batinmu dengan cara yang halal.
jika belum mampu... puasalah... dan istikharoh..... karena pelabuhan jodohmu tak akan tertukar.
ah..... bukankah opini sangat subjektif. seorang kresna sah-sah saja untuk menggiring pembaca ke arah itu, dan artinya sah pula untuk persepsi seorang nana hadir.... ketika diksi itu sampai ke indraku. sedikit melankolia..... it's okey... never mind.
area abu-abu... area yang dulu cukup menakutkan bagiku. aku cukup nyaman di area "aman" hingga tak ada alasan bagiku tuk sekedar melirik bahkan mampir ke area abu-abu. logikaku berkata suatu area yang nggk penting untuk di singgahi walau ku juga tak bisa menafikan.. ada inginku tuk sekedar singgah disana.
masa pun beralih....
komunitas berganti.....
stereotipe bermain....
dan sistem operational logikapun mulai tampakkan taringnya...
ah... ini hanya metamorfosa hidup.. terlalu flat rasanya jika hanya berdiam di area aman. haaaa.. sedikit nakal memang tapi komunitasku (kampung hawa) saat itu tak mampu penuhi nafkah logikaku yang terus ingin bercengkrama dengan pengetahuan, dan permainan logika...
jika mau bercengkrama dgn logika.... maka perlu bermain dengan pemilik logika, dan itu didominasi dengan kaum adam, area yang dahulu cukup menakutkan...
disana nafkah logikamu terpenuhi,meski rawan dengan segala resiko hati...
"virus merah jambu" haaaaa...
ya... aku mulai membuka diri untuk singgah di area abu-abu. dalam forum, berbagai media dan segala.. karena ku mau semua keingintahuanku terjawab.. termasuk bagaimana sistem mereka beroperasi? seperti apa karya mereka? seperti apa permainan logika mereka?.. keangkuhanku pun tak lepas seiring bermainya aku di area itu... karena ku tidak begitu yakin, kemampuan logika kaum adam lebih hebat dibanding kaum hawa.
___ "jangan pernah bangga dengan almamater yang kalian punya.... tapi banggakanlah almamatermu dengan cara yang elegan"____
maskulinitas seorang wanita.... ya.... adrenalinku mengalami fluktuasi yang luar biasa..
dalam forum diskusi... jika lawanku lelaki.... jangan harap kau mampu tersenyum manis, karena forum akan ku akhiri jika kaummu benar-benar mati dengan olahan logikamu.. !! dan ku bisa pastikan itu
hingga ku terjebak dalam permainanku, senjata makan tuan atau apalah itu....
hal yang ku takutkan mulai terlihat.. ya... dalam permainan logikapun aku mulai terjebak dalam rasa.. tiba-tiba berdatangan, dan berani berucap....hey ada apa dengan kaum adam??? ada apa denganku?? ku rasa cukup lemah permainan rasaku... hingga kau mampu membuat fokusku dalam durasi waktu yang tak singkat. kau memaksaku berpikir tentangmu.. dan itu sangat menyebalkan!!!
Tuhan... apa Kau sedang ingin bicara padaku??? fiuh....
semua begitu aneh.. karena semua menjadi begitu penting untuk ku tau.. tidak lagi logika yang berbicara tapi hati.. inikah yang disebut nafkah batin seorang pengembara cinta?? ketika rasa ini hadir, sistem operational logikaku lemah... hhmmmmm "rasa yang tak logis atau logika yang tak berasa" cukup kewalahan aku untuk mengontrol semua itu.
terlalu melankoli rasanya... ah..ini hanya masalah fokus pikiran saja.... tidak lebih !!
lebarkan akses, maka fokusmu akan beredar... it's so simple
ketika beberapa verbalisasi kaummu terucap dan hadir dengan permainan rasa.. ku mulai berpikir tentang sistem opertional perasaan.. sistem yang dahulu tak begitu ku minati.. mulai ku pelankan langkahku... nampaknya ku harus belajar lebih dalam dengan kaum hawa.. ya.... mudik ke kampung hawa... belajar untuk menerima kehadiran feminisme seorang wanita, karena ku terlahir sebagai wanita.
beberapa literatur tentang pengembara cinta pun jadi objek yang menarik untuk ku ketahui.. dan segala gejolak rasa yang mereka punya... ya.... sebut saja nafkah batin.
inilah prototehnik hidup.... fokus bisa saja teralih.... tapi prinsip utama tak boleh goyah... termasuk asupan gizi otak dalam literari...
__ kisah pengembara cinta abdul aziz Vs dzakiyah drajat__
(dalam buku "aku melawan teroris" dan "sekuntum rosella pelipur lara" )
dua manusia yang di pertemukan sejak pendidikan sekolah dasar, dengan panjangnya perjalanan hingga usia dewasa, tumbuhlah benih cinta di hati keduanya.. mereka tumbuh dengan paradigma dan dengan komunitas sajian stereotipe yang berbeda.. keduanya diam dalam rasa. hingga seorang abdul aziz berhijrah ke negeri seberang menunutut ilmu dan memperbanyak aktifitas tidak lain adalah suatu bentuk usaha untuk membunyarkan fokus tentang dzakiyah (salah satu alasan). pun dengan rentang waktu yang sangat lama, serta jarak yang jauh.... fokus itu tak jua beredar.. hingga ia berperang di salah satu medan di bumi-Nya. dalam peperangan itu... badanya telah tertembak peluru, darah mengalir.... hingga katup mata begitu susah untuk membuka.. air matapun mengalir.. di bawah desingan peluru seorang abdul aziz menitipkan nama dzakiyah pada Tuhannya "bahkan dalam kondisi badan sudah remuk tak berdaya, kenapa juga bayangan seorang dzakiyah masih menari indah di alam pikir"
ah.... begitu dasyatkah virus itu? hingga profil imam samudra jua susah untuk mengontrolnya??dalam diam kau tersiksa wahai lelaki.... hingga akhirnya Tuhanmu mempertemukanmu dengan bidadarimu, dengan cara yang indah. ya..... hadiah bagimu.. nafkah batinmu terpenuhi wahai pengembara cinta.
__ kisah pengembara cinta Ali r.a dengan Fatimah__
dalam diam, keduanya menyimpan berjuta rasa. keduanya menyimpan untuk pribadi mereka, karena mereka paham.... ini adalah rasa yang tidak halal untuk berkembang.. bukan hal yang mudah bagi mereka untuk mengontrol rasa cinta yang hadir tidak tepat pada waktunya. namun mereka tetep berusaha.... karena hanya Ridho-Nya yang mereka ingin.
hingga datang suatu masa.. fatimah seorang gadis penuh pesona keimanannya, dilamar beberapa lelaki terkemuka dan di hormati karena keimanan mereka. ya.... abu bakar, usman bin affan serta abdurrah bin auf pernah datang untuk melamarnya.. tapi lamaran mereka tidak di indahkan oleh fatimah, entah karena alasan apa, mungkin kemantapan hatinya belum terjwab.
seorang ali pun berpikir ratusan kali untuk datang pada wanita pujaan hatinya.... bagaimana tidak... profil abu bakar, usman serta abdurrahman bin auf saja tertolak. bagaimana dengan dia?? hingga akhirnya seorang sahabat menyarankan untuk mencoba. dan yang di atas menggerakkan hati seorang ali... memberanikan diri datang, untuk melamar fatimah. ketika melamar pernyataan fatimah mampu membuat gusar ali "maap sebelumnya, karena aku pernah mencintai seorang lelaki sebelum menerima pinanganmu".. walau lamaran tersambut dengan indah... namun satu hal yang masih menggelitik pikiran ali... hingga ia bertanya klo boleh tau siapakah gerangan? fatimah tersenyum sambil berkata.... dia ada di hadapanku sekarang. lagi lagi... cinta sebuah hadiah.
berbicara tentang cinta....
mau tidak mau... rasa lah yang menerjemahkan. sehebat apapun alibi logika manusia ia tak akan mampu menjadi kompas penunjuk arah. ketidakseimbangan sistem tercipta.... siapapun dia, apapun background nya, dari zaman klasik hingga postmodern.... teori, dan kisah cinta tak akan berubah.
berhati-hatilah wahai pengembara cinta...... nafkahilah batinmu dengan cara yang halal.
jika belum mampu... puasalah... dan istikharoh..... karena pelabuhan jodohmu tak akan tertukar.
Jumat, 28 Oktober 2011
Lethologic; Artikulasi Sebuah Pemikiran
lethologica... sebuah diksi yang ku curi dari salah satu karya anak band. sebuah band yang terus menginspirasi untuk membaca, ya letto... dan kata letto pun ku dapati dalam buku "bacalah" karya suherman yang memiliki arti "bacalah".
lethologica merupakan cara unic yang dimiliki individu dalam mengartikulasikan sebuah pemikiran tentang diksi dalam komunikasi. beberapa ahli menggolongkan lethologica dalam kelainan psikologis yang tidak permanen.. pasalnya dalam mengartikulasikan pemikiran, subjek dirasa kurang komunikatif dengan objek. entah dari sisi pilihan diksi, susunan kalimat atau cara pengungkapan. terlepas dari itu semua..... bukan fokus diksi yg ingin penulis bahas.. akan tetapi fenomena alam pikir yang berkaitan dengan lethologic.
------- bersambung haaaa-----------
lethologica merupakan cara unic yang dimiliki individu dalam mengartikulasikan sebuah pemikiran tentang diksi dalam komunikasi. beberapa ahli menggolongkan lethologica dalam kelainan psikologis yang tidak permanen.. pasalnya dalam mengartikulasikan pemikiran, subjek dirasa kurang komunikatif dengan objek. entah dari sisi pilihan diksi, susunan kalimat atau cara pengungkapan. terlepas dari itu semua..... bukan fokus diksi yg ingin penulis bahas.. akan tetapi fenomena alam pikir yang berkaitan dengan lethologic.
------- bersambung haaaa-----------
Rabu, 05 Oktober 2011
Ketika Pemberi Firman Mengirimkan Sebuah Isyarat
Doa seorang hamba: "Tuhan... ku mohon pertajam seluruh indera yang Kau beri,
hingga ku mampu terjemahkan isyarat-Mu dalam hidupku"
Manusia hadir ke bumi dengan seperangkat indera,
dengannya Kau mampukan mereka tuk berpikir dan merasa.
Kau beri mereka medan dengan berbagai fenomena alam tuk melatihnya,
hingga mereka merasa mampu mengendalikanya
ya.... merasa mampu mengendalikan atas kecakapan indra
hingga terlahirkan sikap dan perilaku pada pertanda alam yang kau kirim
sesaat manusia terlena atas segala... mereka lupa bahwa
setiap sikap dan perilaku memiliki konsekuensi nyata dalam kehidupan mereka
"segala sesuatu akan ada balasanya walau sekecil atom"
sebuah isyarat ketegasan Firman-Mu tentang sebuah "konsekuensi nyata"
jika demikian adanya .....
apakah mungkin segala kebaikan dan kesalahan manusia dapat kita matematiskan?
sebuah renungan....
_si fulan dengan kisah lama_
_si fulan dengan kisah lama_
suatu ketika fulan mengalami kecelakaan bertubi-tubi dalam jeda waktu yang tak singkat, istrinya sakit parah akan tetapi dokter tidak mampu mendeteksi penyakitnya secara medis dengan uji coba berulang kali..... seorang sahabat berkata: wahai fulan.... cobalah instropeksi masa lalumu dan istri. apakah ada hal yang belum terselesaikan?kesalahan dari keduanya yang belum termaafkan? hutang yang belum terbayarkan?hingga akhirnya ia mampu menemukan suatu hal... ya... sebuah kesalahan yang belum termaafkan. singkat cerita... fulan pun minta maaf dengan yang bersangkutan. sebelum fulan sampai rumah sakit, dokter telah mendeteksi penyakit istri.. dengan cara yang sama.
_seorang pelajar dengan notebook nya_
seorang anak yang gemar menonton televisi. dengan kegemaranya mampu membuat si ibu geram, pasalnya ketika si anak dipanggil oleh ibunya untuk dimintai tolong, si anak terlalu sering menolak dan tidak memberi jawaban. peringatan demi peringatan telah disampaikan oleh ibu dengan cara yang berbeda akan tetapi sikap anak belum juga berubah. suatu ketika barang kesayangan milik si anak tersebut hilang. ia merasa sangat kehilangan hingga ia berjanji pada diri sendiri, jika suatu saat barang tersebut ia temukan maka ia berjanji tidak akan melihat televisi kecuali dgn ijin ibunya. beberapa saat kemudian barang itupun ketemu dan kemarahan ibupun mereda.
_seorang pelajar dengan notebook nya_
seorang anak yang gemar menonton televisi. dengan kegemaranya mampu membuat si ibu geram, pasalnya ketika si anak dipanggil oleh ibunya untuk dimintai tolong, si anak terlalu sering menolak dan tidak memberi jawaban. peringatan demi peringatan telah disampaikan oleh ibu dengan cara yang berbeda akan tetapi sikap anak belum juga berubah. suatu ketika barang kesayangan milik si anak tersebut hilang. ia merasa sangat kehilangan hingga ia berjanji pada diri sendiri, jika suatu saat barang tersebut ia temukan maka ia berjanji tidak akan melihat televisi kecuali dgn ijin ibunya. beberapa saat kemudian barang itupun ketemu dan kemarahan ibupun mereda.
yakinlah kawan apapun yang kita kerjakan, sekecil apapun akan berdampak pada kehidupan kita.
mari tajamkan indera pemberian-Nya....dan lebih jeli dalam mencandra..
Tuhanmu sedang berbicara padamu melalui sebuah tanda
GOD IS DIRECTOR.... GOD IS CREATOR..... GOD IS ARCHITECTURE....
Rabu, 21 September 2011
Nasionalisme Seorang Buyut Bangsa
Kisahku_siang bolong di bandara Adi Soemarmo
Ketika bola mata ini terfokus pada salju tebal yang menyelimuti si mio soul matic, tiba-tiba ku terpendar dari fokusku. ya... sesaat setelah wanita tua memelukku dengan erat serambi berkata "cucuku... oh cucuku.. kemana saja kau" _ tak dapat ku pungkiri, detak jantungku berdetak kencang, nafasku tersenggal-senggal dan tubuhku melemas. Tanpa ku sadari fokusku meningkat berlipat ganda pada kedua bola mata wanita tua di hadapanku. ku dengar suara lantang seorang lelaki pencuci motor "loh..... mbah.. badala... wong edan"...Aaaarrrghhh..... teriakku, Refleksifitas menariku ke alam sadar hingga ku mampu mengatur kembali nafasku yang sempat tak beraturan. Alhamdulillah... lega ku rasa.
kini aku dan wanita tua dengan sanggul bunga kamboja itu berjarak kurang lebih 4meter. sebuah jarak yang cukup tuk tenangkan fikirku, ia tersenyum padaku... entah isyaratkan apa lagi, logikaku tak mampu mencernanya. perlahan ia ayunkan kedua kakinya... dan melangkah ke arahku.._ deg deg.. kembali jantungku mulai labil. empat langkah kemudian ia berbalik arah _ fiuh legaaa.... Ia menengadahkan pandanganya ke atap langit sambil bernyanyi "PADAMU NEGERI.. KAMI BERBAKTI, PADAMU NEGERI KAMI BERBAKTI.." ya... wanita tua itu nyanyikan lagu kebangsaan sambil mengayunkan kedua tangannya laksana dirijen dalam upacara bendera.
hening..seluruh mata terfokus padanya, nalarku berkata_ ya... inilah profil buyut bangsa dengan rasa nasionalisme yang tinggi, dan layak di banggakan oleh bangsa ini. bagaimana tidak??.. seorang wanita dengan umur hampir satu abad ini mampu menyanyikan lagu kebangsaan dengan nada betha, sambil menengadah ke atap langit, menantang teriknya matahari bahkan.... sesekali ia menciumi tanah bangsa ini dalam durasi waktu kurang lebih 40 menit.
ku lihat kebanggaan yang nyata seorang buyut bangsa pada tanah air tercinta.
Ketika bola mata ini terfokus pada salju tebal yang menyelimuti si mio soul matic, tiba-tiba ku terpendar dari fokusku. ya... sesaat setelah wanita tua memelukku dengan erat serambi berkata "cucuku... oh cucuku.. kemana saja kau" _ tak dapat ku pungkiri, detak jantungku berdetak kencang, nafasku tersenggal-senggal dan tubuhku melemas. Tanpa ku sadari fokusku meningkat berlipat ganda pada kedua bola mata wanita tua di hadapanku. ku dengar suara lantang seorang lelaki pencuci motor "loh..... mbah.. badala... wong edan"...Aaaarrrghhh..... teriakku, Refleksifitas menariku ke alam sadar hingga ku mampu mengatur kembali nafasku yang sempat tak beraturan. Alhamdulillah... lega ku rasa.
kini aku dan wanita tua dengan sanggul bunga kamboja itu berjarak kurang lebih 4meter. sebuah jarak yang cukup tuk tenangkan fikirku, ia tersenyum padaku... entah isyaratkan apa lagi, logikaku tak mampu mencernanya. perlahan ia ayunkan kedua kakinya... dan melangkah ke arahku.._ deg deg.. kembali jantungku mulai labil. empat langkah kemudian ia berbalik arah _ fiuh legaaa.... Ia menengadahkan pandanganya ke atap langit sambil bernyanyi "PADAMU NEGERI.. KAMI BERBAKTI, PADAMU NEGERI KAMI BERBAKTI.." ya... wanita tua itu nyanyikan lagu kebangsaan sambil mengayunkan kedua tangannya laksana dirijen dalam upacara bendera.
hening..seluruh mata terfokus padanya, nalarku berkata_ ya... inilah profil buyut bangsa dengan rasa nasionalisme yang tinggi, dan layak di banggakan oleh bangsa ini. bagaimana tidak??.. seorang wanita dengan umur hampir satu abad ini mampu menyanyikan lagu kebangsaan dengan nada betha, sambil menengadah ke atap langit, menantang teriknya matahari bahkan.... sesekali ia menciumi tanah bangsa ini dalam durasi waktu kurang lebih 40 menit.
ku lihat kebanggaan yang nyata seorang buyut bangsa pada tanah air tercinta.
Langganan:
Postingan (Atom)