MEMBACA,MENAMBAH WAWASAN____MENULIS,MEMPERTAJAM ANALISA___DISKUSI,MEMBUKA CAKRAWALA

Senin, 29 November 2010

maksimalkan potensi anak dengan dolanan tradisional

Dolanan bagi anak sangatlah penting bahkan bisa dikatakan primer. Pada masa anak adalah masa pengenalan berbagai hal yang sangat baru mereka jumpai. Proses pembelajaran pada masa anak akan sangat efektif ketika rasa ingin tau yang mendalam  dipadukan dengan kondisi pembelajaran yang menyenangkan. dengan demikian jargon yang dikeluarkan majalah bobo "bobo..teman bermain dan belajar" bertahun tahun lamamya tetep booming hingga saat ini. ataupun yang lain.. seperti "belajar sambil bermain"...  hal ini menunjukkan antara belajar dan bermain memiliki kohesifitas yang tinggi.

Melihat mainan anak saat ini para praktisi anak, para pendidik ataupun yang berkaitan pastilah prihatin. dengan dalih modern, mainan anak saat ini lebih pada permainan di dpn komputer seperti game bahkan tidak sedikit kita jumpai proses pembelajaran dari angka, warna juga didesign dengan CD Tutorial. sangatlah wajar jika mereka tumbuh dengan kerangka apatis ataupun krisis terhadap kepekaan sosial. tidak sedikit kita jumpai anak anak yang memilih bermain game/ playstation, berjam jam hingga tak kenal waktu.

Mari kita tamasya dengan  kendaraan sejarah untuk menengok kembali berbagai permainan tradisional anak bangsa yang begitu variatif.

dakon
permainan dengan dakon mengajari anak untuk tidak pelit dan mau berbagi, hal ini dapat dilihat ketika koin harus dibagikan pada seluruh kawah kosong baik milik kita sendiri ataupun miliki teman. diajarkan pula konsep menabung pada lumbung yang tersedia, bahkan dalam menabungpun tidak semua harta ditabung tapi ada sebagian yang menjadi milik orang lain.
secara implisit... melatih kepekaan afeksi  lakon.

jimpit jimpitan
sebuah mainan yang dilakukan dengan saling mencubit tangan teman.mengajarkan konsep sebab akibat. ini merupakan pelatihan logical sequence sejak dini, dengan demikian ketika dewasa ia akan dapat melihat segala permasalahan secara runtun, dan objektif .

permainan tangan
permainan tangan sangatlah bervariasi.. seperti tepuk silang, tangan dibalik  bahkan antara tepuk tangan kanan dan kiri berbeda juga dapat dilakukan.berbagai variasi tepuk seperti halnya di atas  tanpa kita sadari telah melatih keseimbangan otak kanan kiri sejak dini, yang nantinya akan dapat berdampak pada perkembangan kognisi yang luar biasa. saat ini begitu boomingnya konsep "aktivasi otak tengah" dengan pembiayaan yang cukup mahal untuk mendapatkan pelatihanya.tanpa disadari kita bisa lakukan dengan cara yang sederhana.

permainan petak umpet
pada permainan ini ... menuntut psikomotor anak. satu point lebih unggul dibanding mainan anak saat ini yang lebih memakan waktu untuk diam ditempat dalam durasi waktu yang tak singkat, ditambah lg dengan intensitas d dpn komputer.pada permainan petak umpet ini mengajarkan kepekaan, rasa tanggungjawab, sosialisasi, kebersamaa termasuk strategi... sangat komplit... afeksi, kognisi, psikomotor...

dengan artikel ini bukan sebuah harga mati bahwa mainan tradisional mainan terbaik anak bangsa akan tetapi semoga dapat membuka wacana bahwa dengan kemajuna teknologi yang berkembang ada beberapa sisi yang musti dikritisi. mainan hanyalah sebuah cara ataupun media  untuk merealisasikan sebuah visi misi pada titik tertentu.dan tentunya jangan terpatok pada cara saja... takutnya tujuan malah terkesampingkan.
marilah melihat segala sesuatu secara objektif dan tentunya komprehensif....

Minggu, 28 November 2010

wacana

dunia akademik adalah sebuah dunia yang sangat menyenangkan. disana kita diwacanakan dengan berbagai teori yang sangat idealis, ditemukan di forum diskusi dan disampaikan secara sistematis dengan verbalisasi ataupun narasi tertulis.

penghargaan diberikan bagi mereka  yang dianggap memiliki wacana  luas, serta mampu menunjukkan pada sebuah forum ilmiah. begitu idealis.. dengan teori yang sedemikian idealis menuntut deskripsi realita yang tidak jauh berbeda, pada ranah kognisi mereka.

perguruan tinggi merupakan tempat wacana keilmuan. mahasiswa terkadang terlalu dininabobokkan dengan teori yang begitu idealis, bahkan  mahasiswa yang telah lulus adalah individu yang siap untuk diajarkan pada bidang tertentu pada pekerjaan tertentu.

beberapa lapangan pekerjaan menuntut individu yang siap kerja. bukan lagi individu yang membutuhkan training terlebih dahulu baru bekerja.hal ini yang menyebabkan "culture shock" (kagetnya mahasiswa dengan tuntutan kerja serta budaya bekerja)

ketidak singkronan antara prespektif dunia akademik dengan kebutuhan lapangan pekerjaan membuat tidak terpenuhi kualifikasi pekerja, sehingga sangatlah wajar jikalau  saat ini banyak kita jumpai sarjana beralih profesi bahkan nganggur.

terkadang apa kita inginkan "idealis namun tak realistis".
hal ini perlu menjadi perhatian yang cukup bagi perkembangan peradaban selanjutnya.
dengan demikian...
wahai pencinta ilmu... janganlah kita berhenti hanya pada ranah wacana saja akan tetapi mari kita realisasikan sebuah wacana demi membangun peradaban yang  yang jauh lebih baik.
realisasikan sebuah wacana...

diary Imaginasi

Imaginasi adalah daya pikir untuk membayangkan atau menciptakan suatu gambaran tertentu . stimulus dapat berupa apapun seperti pengalaman subjektif, modeling, kisah orang lain bahkan terkadang bener2 unpredictable. imaginasi merupakan bentuk representasi eksistensi  sebuah kognisi.

sangat menyenangkan berkutat di dunia imaginasi... tanpa batas, bahkan ruang dan waktu, benar2 bebas.
disinilah area bebas norma, bebas hukum.kita sebagai pemilik imaginasi bebas menciptakan ataupun mendatangkan segala sesuatu. dipanggung imaginasi kita sendiri sebagai sutradara, kita sebagai produser, dan kita pula sebagai pemain.(ups...tetep terkait norma, Allah melarang imaginasi negatif so.... imaginasi yang positif lah yang perlu dikembangkan).

sebagian dari kita ada yang berpendapat "novel" yang merupakan hasil sebuah imaginasi adalah bacaan yang tidak penting, tidak berbobot atau apapun itu. bahkan ada juga yang berpendapat hanya buang waktu saja jika kita membaca novel. tanpa disadari disekeliling kita begitu  banyak benda nyata yang pada dasarnya mereka ada atas kontribusi sebuah imaginasi; seorang designer bisa menghasilkan berbagai produk seperti baju, rumah, perabot dll diawali dari dunia khayal. itu artinya imaginasi memiliki kontribusi yang sangat tinggi terhadap lahirnya sebuah kenyataan.

peradaban muncul dari visi yang sifatnya kolektif. visi tercipta salah satunya dari pemikiran tiap individu yang memiliki kesamaan konsep berfikir. sebuah pemikiran yang sistematis dapat berawal dari sebuah imaginasi.
itu artinya.... dimulai dari sebuah imaginasi individu dapat menciptakan peradaban baru. imaginasi individu dapat menjadi sebuah imaginasi kolektif jika dikomunikasikan. dan untuk mengkomunikasikan sebuah imaginasi tidak harus dengan verbal tapi juga bisa dengan cara apapun termasuk novel.

andrea hirata: "bermimpilah... karena tuhanmu akan memegang mimpi mimpimu"
mulailah berimaginasi...
dan catat apa yang kau inginkan.. dekap kuat, realisasikan... de'bucket list.
try to trust your imagination...